UTUSANINDO.COM,Anggaran bumdes desa Tegalrejo kecamtan Mayang mulai tahun 2017 sampai 2021 diduga fiktif. Pasalnya anggaran dana tersebut sampai sekarang anggarannya tidak ada. dan Bumdes ini pada dilakukan pada waktu kades Haryanto. Senin 15/3/2021
Menurut keterangan Mokh Yasid selaku PJ desa Tegalwaru ketika dikonfirmasi media dikantornya mengatakan, terkait anggaran dana Bumdes sampai sekarang tidak ada kejelasannya. ungkap Yasid
Masih menurutnya, terkait pak kades yang lengser atau paripurna pada tanggal 20 Desember 2020. Imbuhnya
“Selama saya duduk menjadi PJ sini, selalu banyak masalah yang datang kesaya, dana Bumdes aja sampai sekarang gak jelas kemana wujudnya, dan Bantuan BLT aja juga ada yang datang kesaya kalau bantuan tersebut di diduga tidak disalurkan semua, empat orang yang ngurus akte dan sudah bayar kepak kades Haryanto tidak diselesaikan”, katanya
Begitu juga yang disampaikan oleh Zainal Abidin selaku sekdes juga mengatakan, untuk desa sini terkait Bumdes mulai tahun 2017 yang anggarannya 100 juta pertahun sampai sekarang wujud keuangannya tidak ada sampai sekarang. dan kalau mengenai bantuan BPNT jumlah penerimanya 200 lebih. seperti proses pencairannya saja kami tidak dilibatkan dan juga saya tidak pernah diajak musyawarah sama sekali. paparnya
Yasid juga memaparkan terkait ketua Bumdes Tegalwaru yaitu Ishak, dan harapan saya selaku PJ Tegalwaru, semoga kedepannya desa ini menjadi lebih baik. tukasnya
Slamet selaku ketua LSM Kuda Putih dengan adanya temuan ini akan melaporkan kepada Kejaksaan Negeri Jember, supaya kasus ini diproses sesuai dengan Proses Hukum yang ada.
Haryanto mantan kepala desa Tegalwaru kecamatan Mayang, ketika dikonfirmasi media ini lewat telpon tidak aktif sampai berita ini diturunkan. (Erwin)





