Bupati Butur Kukuhkan Pengurus TP PKK Periode 2021 – 2026

Ketgam: Pengukuhan Pengurus TP PKK Kabupaten Buton Utara masa bhakti 2021-2026. (Istimewa)

UTUSANINDO.COM – Bupati Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra) Muh. Ridwan Zakariah mengukuhkan 70 orang pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) masa bhakti 2021 – 2026. Seremoni pengukuhan berlangsung di Aula Bappeda setempat, Sabtu (13/3/2021).

Ridwan Zakariah, dalam sambutannya mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ini merupakan langkah yang baik demi meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Semoga para pengurus yang dilantik hari ini dapat menjalankan amanah dengan baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Lembaga PKK, lanjutnya, merupakan mitra kerja pemerintah dan organisasi atau lembaga kemasyarakatan lainnya yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK.

Ridwan menambahkan, banyak hal yang bisa dilakukan berdasarkan 10 program PKK meski dalam situasi pendemi, diantaranya mengadakan sosialisasi, Gerakan masyarakat (germas), penguatan pendidikan karakter atau sosialisasi pola asuh anak di masa pandemi, melaksanakan upaya penambahan pendapat keluarga guna pengentasan kemiskinan, mengoptimalkan pemuda-pemudi dan keluarganya dalam membina keluarga remaja, meminimalkan kerusakan lingkungan dengan penanaman serta kegiatan-kegiatan pelestarian lingkungan.

“Saya harap pengurus TP PKK yang hari ini dikukuhkan dapat merumuskan kegiatan-kegiatan baru yang sesuai dengan program sepuluh program pokok PKK dengan baik,” harapnya.

Di akhir sambutan bupati berpesan untuk tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun. “Tetap kenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Sehat selalu dan tetap semangat,” pungkasnya.

Muniarty M. Ridwan, yang baru saja dilantik sebagai Ketua TP PKK Butur mengungkapkan bahwa gerakan PKK hadir dengan sepuluh program pokoknya bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga. Dimana gerakan PKK sebagai salah satu wadah pemberdayaan masyarakat mempunyai peranan dan peluang sangat besar dan strategis.

“Saya mengajak kader PKK tidak hanya berada pada tataran wacana melainkan wajib turun kelapangan dan melakukan karya nyata dalam mewujudkan keluarga sehat, cerdas dan inovatif,” kata Muniarty.

Dengan turun lapangan, lanjutnya, 10 program pokok PKK yang sudah lama didengungkan, apalagi di saat pandemi ini, diharap menjadi titik tolak untuk bekerja secara nyata, turun ke tengah masyarakat, terlibat langsung meringankan beban warga masyarakat. (Ran)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *