UtusanIndo.com, Pessel – Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan produksi jagung di Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian daerah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan bibit jagung kepada kelompok tani di Nagari Muaro Sakai, Kecamatan Pancung Soal.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (15/12/2025) dengan total bibit jagung sebanyak 8 ton.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan 24 kelompok tani yang hadir, dan menjadi bagian dari program pengembangan jagung dengan cakupan lahan mencapai 3.800 hektare.
Rahmat menjelaskan langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat tani.
Dia menilai jagung memiliki posisi strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan, tetapi juga menopang kebutuhan pakan serta menjadi penyangga ekonomi bagi petani.
“Produksi jagung lokal harus terus kita dorong agar mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Dengan begitu, petani tidak selalu bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujar Rahmat.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian perlu dibarengi dengan dukungan sarana produksi agar memberikan nilai tambah yang nyata bagi petani.
Dia menambahkan, penyaluran bibit ini diharapkan dapat memperluas areal tanam dan meningkatkan produktivitas jagung di Pesisir Selatan. Dengan peningkatan produksi, peluang bagi petani untuk menambah pendapatan juga semakin terbuka.
Namun demikian, Rahmat menilai bantuan bibit tidak akan optimal tanpa diiringi upaya pemberdayaan.
Dia mendorong adanya pendampingan dan pengelolaan yang baik agar petani mampu mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada bantuan.
“Kemandirian petani menjadi kunci agar sektor pertanian mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi harga hingga dampak perubahan iklim,” katanya.
Menurut Rahmat, pendekatan tersebut penting agar pertanian benar-benar menjadi sektor yang kuat dan berdaya saing.
Melalui program pengembangan jagung ini, Rahmat berharap Pesisir Selatan dapat tumbuh sebagai salah satu sentra produksi jagung yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah.
Dia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program pertanian yang berorientasi pada kebutuhan riil petani serta mendorong terwujudnya kemandirian pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
relis





