Mensos Tri Rismaharini: Jangan Ada Lagi Korban Jiwa Karena Mencari Nafkah

UTUSANINDO.COM, SOLSEL – Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya mengharapkan ke depan jangan sampai ada lagi korban yang meninggal dunia atau luka-luka karena mencari nafkah.

“Mari bersama-sama berkomitmen jangan ada lagi korban yang jatuh karena mencari nafkah. Memang semua pekerjaan ada risikonya tetapi bisa dihindari,” ujar Risma saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor di lokasi pertambangan emas liar di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Rabu, 12 Mei 2021.

Menurut Risma, sebelum tanah longsor ini, di Kabupaten Solok Selatan juga ada korban meninggal dunia akibat mencari nafkah pada Januari 2021.

“Saya tadi sempat berbincang dengan Gubernur Sumbar kalau Januari 2021 juga terdapat korban di lokasi ini akibat mencari nafkah,” ujarnya.

Lanjut Risma, pihaknya meminta Bupati Solok Selatan mencarikan alternatif pekerjaan lain supaya tidak ada korban lagi karena mencari nafkah.

Kawasan Solok Selatan, katanya, luar biasa suburnya, bisa untuk menanam buah-buahan atau tanaman yang dibutuhkan.

Bagi keluarga korban, kata dia, agar tabah dan kuat melanjutkan kehidupan yang bisa lebih menjamin dengan tanpa bahaya.

“Cobaan ini sangat berat dan para ibu harus kuat jangan putus asa karena masih ada Allah yang maha kuasa tinggal kita memohon kepadanya,” ujarnya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan bagi korban tanah longsor berupa makanan siap saji 116 pak, makanan anak 51 pak, kasur sembilan buah.

Selain itu, bantuan berupa uang bagi korban meninggal Rp120 juta untuk delapan orang atau Rp15 juta per orang serta bagi korban luka-luka Rp45 juta atau Rp5 juta per orang.

Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan, kehadiran Menteri Sosial selama 14 hari menjabat sebagai kepala daerah, membawa berkah untuk Kabupaten Solsel dan masyarakat menjadi korban bencana tambang longsor.

“Selain berkah bagi keluarga korban, juga berkah bagi Pemkab Solsel untuk menyampaikan aspirasi dukungan anggaran pusat sesuai dengan visi misinya di akhir ramadhan tahun 2021,” ujar Khairunas.

Menurut Khairunas, Pemkab Solsel telah menyediakan proposal sesuai dengan program pembangunan di periode pertama menjabat Bupati Solsel.

“Kita berharap Mentri Sosial tetap memperhatikan Solsel sesuai program pembangunan di canangkan pusat dan daerah akan tetap bersinergi untuk kebutuhan masyarakat Solok Selatan,” ujarnya.

Tampak acara santunan korban tambang emas dihadiri Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda, Asisten I Fidel Efendi, BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten Solsel, Dinas Sosial provinsi, Dinsos PMD Solsel, Kapolres, Kodim 0309 Solok, Camat Sangir Abul Abas.(mk)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *