UtusanIndo.com,(Padang) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah( DPRD) Provinsi Sumatera Barat Armiati mengatakan, pihaknya telah berulang kali meminta dan berharap agar Dinas PUPR Sumbar menuntaskan perbaikan Jalan Palupuah-Koto Tinggi, akan tetapi upaya perbaikan tak pernah dilakukan secara maksimal, sehingga tak menunjukkan progress pekerjaan yang berarti.
“Saya sudah sampaikan sejak tahun 2015 saya meminta jalan itu diperhatikan. Itu jalan provinsi dan statusnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Memang selama ini Pemprov ada melakukan perbaikan, tetapi sampai sekarang hasilnya belum sesuai harapan,” ujar Armiati, di Padang, Kamis (3/1/2019).
Menurut Armiati, perbaikan jalan tersebut juga telah diusahakan melalui anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) dirinya sebagai anggota DPRD Sumbar. Namun, jumlah dana pokir yang terbatas itu pun tak bisa diandalkan untuk memperbaiki kerusakan jalan yang terbentang hingga belasan kilometer tersebut..
“Tak cukup jika pokir saja. Pokir saya setahun paling Rp2 miliar, lalu ditambah Dinas PUPR Rp2 miliar lebih, hasilnya sekitar Rp4 miliar. Dengan dana sebanyak itu, jalan yang bisa diperbaiki tak cukup satu kilometer,” katanya.
Berangkat dari kondisi kerusakan jalan Palupuah-Koto Tinggi yang memprihatinkan itu, Armiati berharap Dinas PUPR Sumbar untuk lebih serius dalam melakukan penganggaran, dan kucuran dana yang diberikan setiap tahun hendaknya memadai sesuai kebutuhan panjang jalan yang akan diperbaiki.
“Total masih 12 kilometer lagi yang butuh diperbaiki karena rusak. Agar lebih mengetahui dengan jelas kondisi di lapangan, saya berharap Kepala Dinas PUPR meninjau langsung ke lokasi sehingga ada solusi untuk perbaikan jalan itu secepatnya,” kata Armiati yang juga Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumbar itu.
Hal senada disampaikan, Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar, Taufik Hidayat. Ia meminta agar Pemprov Sumbar dapat memprioritaskan program yang manfaatnya langsung menyentuh masyarakat. Salah satunya dalam bentuk memprioritaskan perbaikan infrastuktur jalan.
“Program yang ada bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dapat membuat laju roda perekonomian makin cepat, itu yang harus didulukan. Jika anggaran lebih banyak dikucurkan untuk penyelenggaraan pemerintahan, kebutuhan masyarakat akan sedikit yang bisa terbantu,” ucap Taufik.(ptp)





