UTUSANINDO.COM,(PADANG) – Yandri yang merupakan satu dari 16 pendaki asal Pekanbaru yang terjebak erupsi Gunung Marapi pada Minggu lalu, ditemukan di seputaran kawasan kawah Lapan sekira pukul 11.45 WIB dalam kondisi selamat.
Tim SAR gabungan yang terdiri atas sejumlah unsur kembali berhasil menemukan satu pendaki atas nama Yandri (15) Selasa 6 Juni 2017.
Putra Hafis anggota Mapala Unand, salah satu personel SAR mengatakan, saat ditemukan Yandri berada di cerukan air yang berjarak sekitar dua kilometer dari bibir kawah dalam keadaan sadar dengan posisi berbaring.
Pada sekujur tubuh Yandri, terdapat sejumlah luka. Bahkan di bagian hidung dan telinga sudah ada darah yang sudah membeku. Tak hanya itu, bagian kepala bocor dan perut terdapat luka memar.
“Walau terdapat luka, namun survivor masih sadar. Bahkan ketika bertemu dengan tim SAR, ia sempat menyebutkan kata Alhamdulillah,” tutur Putra Hafis. Proses evakuasi terhadap Yandri, lanjut Hafis, terbilang cukup alot.
Sebab, mereka tidak membawa sejumlah peralatan medis dan alat pendukung lainnya untuk evakuasi. Karena mereka hanya merupakan tim penyisir dan bukan tim khusus untuk evakuasi.
Karena tim khusus evakuasi belum tiba di lokasi, dan mengingat kondisi survivor cukup memprihatinkan, tim memutuskan untuk melakukan evakuasi.
Di saat hendak dievakuasi, kata Hafis, Gunung Marapi kembali erupsi dan sempat membuat tim panik. Namun demikian, tak menyurutkan semangat untuk mengevakuasi korban. Korban akhirnya berhasil diselamatkan hingga ke posisi aman di kawasan jalur Simabua.
Hingga saat ini, Tim SAR masih berada di lokasi Tungku Tigo dan diperkirakan tiba di bawah sekitar pukul 21.00 WIB malam ini.(viva)





