Bikin Heboh! Catwalk SCF 2026 Bergemuruh, Peserta Fashion Show BI Sumbar Tampil Memukau dengan Balutan Wastra

UtusanIndo.com,PADANG — Bukan sekadar melangkah di atas catwalk. Para peserta fashion show dalam rangkaian Sumatera Barat Creative Festival (SCF) 2026 sukses menyulap panggung menjadi lautan pesona. Balutan wastra bernuansa khas Sumatera Barat, rumbai-rumbai unik, hingga gaya penuh percaya diri membuat suasana mendadak riuh dan penonton terpaku menyaksikan setiap penampilan.

Senyum merekah. Langkah anggun menghentak panggung. Sorak penonton pun pecah setiap kali peserta tampil memperlihatkan busana terbaik mereka.

Ajang fashion show yang digelar Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat itu menjadi salah satu magnet perhatian dalam rangkaian SCF 2026. Para peserta tampil total, memadukan unsur budaya, kreativitas, dan sentuhan fashion kekinian dalam sebuah pertunjukan yang penuh warna.

Tak hanya cantik dipandang, penampilan para peserta juga memperlihatkan bagaimana wastra lokal dapat dikemas menjadi karya fashion yang modern, bernilai ekonomi, dan memiliki daya saing lebih luas.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram, mengapresiasi antusiasme para peserta, dewan juri, komunitas, serta seluruh pihak yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

Majid bahkan menaruh perhatian khusus terhadap detail rumbai-rumbai yang digunakan dalam salah satu busana peserta.

“Rumbai-rumbai menarik bagi saya. Dan sesuatu yang baru. Kami apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, komunitas yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut,” ujar Majid.

Menurut Majid, SCF 2026 bukan hanya tentang pameran dan penjualan produk. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kuat di Sumatera Barat.

Ia mengatakan, SCF 2026 merupakan wujud nyata sinergi Bank Indonesia, pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, komunitas, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mendorong UMKM agar mampu naik kelas, Go Digital, dan Go Export.

“SCF 2026 tidak berhenti pada kegiatan pameran dan penjualan produk. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses membawa UMKM dari produk yang baik menjadi bisnis yang kuat, dari pasar lokal menuju pasar yang lebih luas, serta dari potensi menjadi prestasi,” ujar Majid.

Semangat itulah yang terasa kuat dalam fashion show tersebut.

Satu per satu peserta memasuki catwalk dengan penuh percaya diri. Ada yang tampil anggun, ada pula yang tampil energik dan atraktif. Busana yang dikenakan menjadi pusat perhatian, terutama permainan detail, motif, serta ornamen yang memperkuat karakter wastra.

Rumbai-rumbai pun menjadi salah satu kejutan yang mencuri perhatian. Sentuhan tersebut membuat busana terlihat lebih dinamis sekaligus memberikan nuansa berbeda pada penampilan peserta.

Dari sisi panggung, sorotan mata penonton seolah tak beranjak. Setiap gerakan peserta menjadi bagian dari pertunjukan. Tepuk tangan dan antusiasme penonton menambah semarak suasana.

Para peserta pun tak terlihat gentar. Mereka tampil dengan penuh semangat, cantik, anggun, dan percaya diri, seakan catwalk tersebut merupakan panggung profesional untuk menunjukkan karya terbaik.

SCF 2026 sendiri menghadirkan beragam produk unggulan Sumatera Barat, termasuk wastra dan berbagai produk ekonomi kreatif lainnya. Kehadiran fashion show menjadi bukti bahwa kekayaan budaya lokal tidak harus berhenti sebagai warisan, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai tambah.

Dari kain tradisional menuju panggung fashion. Dari kreativitas lokal menuju pasar global.

Pesan itulah yang terasa kuat dari gelaran fashion show SCF 2026.

Bank Indonesia Sumatera Barat ingin mendorong agar kreativitas masyarakat tidak berhenti pada karya yang indah, tetapi mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru.

Panggung fashion show akhirnya menjadi lebih dari sekadar ajang adu penampilan. Di balik lenggak-lenggok peserta dan gemerlap busana, tersimpan pesan besar: wastra Sumatera Barat punya potensi untuk naik kelas dan menembus panggung yang lebih luas.

SCF 2026 pun membuktikan satu hal—ketika budaya bertemu kreativitas dan inovasi, lahirlah karya yang bukan hanya memukau mata, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi daerah. Pariwara

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *