UTUSANINDO.COM, PADANG – Wakil Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Gebu Minang Marwan Paris mengatakan, pihaknya mendorong Gebu Minang Provinsi Sumatera Barat mendorong peran ninik mamak melalui KAN Kabupaten dan Kota dalam menyelesaikan masalah Sako dan Pusako.
“Kita mendorong peran ninik mamak dalam masalah anak kemanakan di Sumatera Barat, karena sudah ada Perkap Kapolri nomor 1 tahun 2021 dan proses UU Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah masuk dalam Prolegnas, maka dengan masuknya peran ninik Mamak di Minang Kabau berkolaborasi,” ujar Marwan Paris saat membuka Muswil I DPD Gebu Minang Provinsi Sumatera Barat di salah satu hotel di Kota Padang, Sabtu, 11 September 2021.
Menurut Marwan Paris, pihaknya berhasil memantapkan organisasi Gebu Minang, karena selama ini belum ada kaki sampai ke bawah.
“Dibilang anggota ya, tapi dibilang anggota tidak juga, karena sempat hampir berkelahi juga saat digelar Munas, maka perlu dilakukan pembenahan organisasi,” ujar Marwan Paris.
Plt ketua Panpel Chairul Umaiya mengatakan, pihaknya diberikan tugas mengantarkan terpilihnya ektua Defenitif Gebu Minang Sumbar setelah Almarhum Haji Boy Lestari meninggal dunia Covid 19.
“Tugas Plt menggelar Muswil Gebu Minang dan setelah terpilih ketua dilantik paling lama satu minggu oleh DPP Gebu Minang. Salah satu keberhasilan Kepengurusan DPD Gebu Minang Sumbar dikomandoi Boy Lestari berhasil membentuk Gebu Minang di Kabupaten dan Kota di Sumbar,” ujar Umai
Asisten II Pemprov Sumbar Beni Warlis mengatakan, pihaknya mengharapkan Gebu Minang Sumbar dapat mendapatkan ketua DPD Gebu Minang terbaik.
“Kita harap dukungan dari program Provinsi Sumatera Barat Madani dan Sejahtera dari Gebu Minang,” ujarnya.
Tampak acara dihadiri Fauzi Bahar Pengurus Gebu Minang Jakarta, wasekjen DPP Gebu Minang,Ketua Dewan Pakar DPD Gebu Minang Sumbar Ganefri, Asisten II Pemprov Sumbar Benni Warlis,Walikota Padang Panjang Fadli Amran, pitou Gebu Minang, ketua DPD Kab Kota Gebu Minang se Sumbar dan Pemuda Gebu Minang Provinsi Sumatera Barat. (Yc)






