Pandemi Covid 19, Sam Salam: Yang Tangguh, Yang Menang

Sam Salam

UTUSANINDO.COM,(PADANG) – Dalam minggu ini Kadin Propinsi Sumatera Barat  telah mendesain Kadin Zoom Meeting ( Virtual Meeting) agar pelaku dunia usaha dapat mengambil manfaat dari hasil Virtual Meeting tersebut.

Nasirman Aciak sebagai Moderator yang membuka Virtual Meeting dengan Topik “ Harapan dan Tantangan Pembangunan Jalan Tol Padang Pekanbaru” , Aim Zein sebagai Moderator yang “Expert” dalam dunia usaha Pariwisata berkolaborasi dengan Zuhrizul Owner Lawang Park memaparkan langkah-langkah yang akan diambil dalam sebuah topik “ Tourism of West Sumatera, What Next”.

Selanjutnya Yusni Elma sebagai Moderator membahas topik “ Permasalahan Industri, distribusi, dan Ketenagakerjaan” .

Ketiga topik tersebut, narasumber dari berbagai instansi pemerintah, maupun Pelaku Dunia Usaha yang berkompeten dalam bidangnya memberikan motivasi dan solusi bagi pelaku dunia Usaha Propinsi Sumatera Barat.

Dari hasil virtual meeting tersebut Sam Salam Wakil Ketua Umum Kadin Sumbar yang ditunjuk sebagai pelaksana virtual meeting Kadin Sumbar tersebut mengungkap bahwa pelaku dunia usaha di Sumatera Barat harus tangguh dan ulet dalam masa pandemi ini.

Pandemi Covid 19 memang telah mengancam Cash Flow hampir semua Pelaku Dunia Usaha, baik kecil, menengah maupun besar. Memang masih banyak pelaku Dunia Usaha berharap bantuan dari pemerintah dan instansi/lembaga lain untuk memberi “nafas” kepada pelaku dunia usaha demi jalannya roda perekonomian di Sumatera Barat.

Namun harus juga dipahami bahwa BUMN seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN), Proyek-proyek pemerintah dan Perbankan yang sebahagian besar menjadi “supporting” penguatan Ekonomi Pelaku Dunia Usaha juga mempunyai masalah Cash Flow karena dampak Pandemi Covid 19 ini. Pemerintah kita sendiri juga dalam masalah “cash flow”

Sam Salam mengatakan bahwa sesungguhnya “ demand ” (permintaan) diberbagai sektor masih ada. Orang masih butuh beras, cabe, rokok, ikan, pakaian, makanan ringan dan lain sebagainya.

SANamun transaksi yang biasanya dilakukan dengan “ person to person ” (Orang per orang) tidak dapat dilakukan karena Physical Distancing sesuai protokol Kesehatan dalam masa Pandemi.

Oleh sebab itu untuk merealisasikan “demand” yang masih ada tersebut perlu melakukan perubahan dari “person to person” ke transaksi “ On-Line ”. Sudah banyak yang melakukan transaksi on-line dalam menghadapi Lebaran barusan.

Disamping itu “ bisnis-link” diperkuat agar mampu memperluas “supply” (penawaran) untuk mengisi Cash Flow yang menuju ke “ Zero ” bagi pelaku dunia usaha.

Dalam waktu dekat ini Sam Salam mencoba untuk merancang lagi Virtual Meeting dalam hal transaksi on-line untuk pelaku dunia usaha, terutama UMKM.(relis/chan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *