UtusanIndo.com,(Padang)- Untuk peningkatan kualiatas kawasan permukiman kumuh Batang Arau Kecamatan Padang Selatan Kota Padang Sumatera Barat demi berkembangnya sektor wisata.
Kawasan ini menjadi sektor wisata merupakan sektor yang murah dan banyak menghasilkan lapangan pekerjaan.
Kawasan permukiman kumuh dianggap sebagai penyakit kota yang harus diatasi.
Pertumbuhan penduduk merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan permukiman.
Sedangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan kemampuan pengelola kota akan menentukan kualitas permukiman yang terwujud.

Permukiman kumuh adalah produk pertumbuhan penduduk kemiskinan dan kurangnya pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan dan menyediakan pelayanan kota yang memadai.
Karena saat ini kawasan tersebut sedang dalam dilaksanakan pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan yang tak lama lagi akan rampung dan bisa dinikmati oleh wisatawan.
Kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada dikelurahan itu adalah satu dari sejumlah upaya Kementerian PUPERA, Dirjen Cipta Karya, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumbar sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.

Dengan cara membangun sistem memfasilitasi pemerintah daerah dan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peranan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat jadi pola jitu Dirjen Cipta Karya Kement PUPERA dalam menjalani nya.

Memperbaiki akses masyarakat terhadap infrastruktur dan fasilitas pelayanan di permukiman kumuh perkotaan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat di perkotaan melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh.
Pembangunan infrastruktur dibatang Arau ini kembali ditangani oleh pihak kontraktor yang handal dan memiki keahlian dengan jaminan mutu.
Pembangunan infrastuktur yang dikerjakan PT.Fikri Bangun Persada jo PT.SULFI BANGUN ABADI berjalan lancar tanpa hambatan.
Untuk menjadikan Batang Arau menjadi kawasan wisata berkelas dunia.(can)





