UtusanIndo.com,(Padang) – – Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa mengatakan, Dinas Pendidikan harus bergerak cepat dan mengambil sikap guna mencari solusinya, karena sosok pimpinan di suatu sekolah yang merupakan orang yang sangat berkompeten di bidangnya.
“Jangan Disdik menempatkan seorang kepala sekolah karena kedekatan atau ada hubungan saudara. Ini kan tidak benar. Makanya kejadiannya seperti ini,” ucap Ketua PPP Kota Padang in lagi,” ujar Esa di sekitar SMPN 13 Padang, Rabu (20/3).
Ia sangat prihatin terhadap aksi para kepala-kepala sekolah yang terkadang semena-mena mengambil keputusan di sekolah yang dipimpinnya. Semestinya, kepala-kepala sekolah melakukan koordinasi mengenai kebijakan yang akan diputuskan dan diterapkan dengan majelis guru dan wali murid. Supaya mereka menyetujui dan keributan tak terjadi setelah kebijakan disepakati.
” Kepsek harus rangkul semuanya dahulu sebelum mengambil keputusan,” tambah Esa lagi.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang lainnya, Jumadi meminta kepada Disdik mengganti kepsek tersebut sesuai mekanisme yang ada. Jangan lagi dipertahankan, apabila tidak mampu menguasai lokasi yang ia tempati. “Evaluasi saja sesuai dengan SOP,” ujar kader Golkar ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Barlius mengatakan, untuk solusi persoalan di SMPN 13, pihaknya telah menyurati Wali Kota Padang. Kemudian langkah selanjutnya, tim akan turun ke lapangan menelusuri apa yang terjadi di sekolah tersebut.
“Kita tunggu saja laporan dari tim yang diutus Wali Kota ke sekolah bersangkutan. Mengenai waktu tim bekerja dan turun, tidak bisa di prediksi lamanya. Yang jelas masalah ini akan ditangani segera,” tegasnya. (jhak)





